Inovasi Bahan Bangunan untuk Rumah Minimalis

Sebuah rumah minimalis alangkah bagusnya bisa dilengkapi dengan bahan bangunan yang modern dan terbaru pula. Sebuah inovasi memang tiada hentinya, untuk membuat rumah semakin nyaman, aman, dan bergaya. Berikut ini adalah beberapa bahan bangunan yang dapat dicoba untuk membuat rumah anda semakin modern. Selain itu pula jangan lupa tambahkan sebuah genset sebagai backup sumber energi listrik. Dengan harga genset yang murah bisa anda dapatkan pada suplier distributor genset di Medan. Dengan harga yang bisa dinegosiasikan tentunya tidak akan membuat kantong anda kering.

Genting Beton Fleksibel

Apa persepsi Anda tentang genting beton? Kaku? Inilah yang coba ditepis PT Satya Djaya Raya Trading Coy, produsen genting beton Kanmuri. Desain yang ditampilkan di acara Megabuild 2015 lalu, seakan ingin menjelaskan bahwa genting beton dapat dipakai pada bentuk atap dengan kemiringan curam lebih dari 600, atap melengkung, dan atap mendatar, tanpa ada masalah seperti bocor. Jhon S.L. Chang, General Manager PT Satya Djaya Raya Trading Coy, mengungkapkan bahwa inovasi penutup atap memang sudah sangat berkembang.

Apapun mungkin terjadi dan terwujud. “Yang perlu diperhatikan adalah selain pilih genting yang berkualitas, desain yang dibuat juga harus tepat dan pemasangan yang benar,” ucap Jhon. Sistem pemakuan di pangkal genting beton ini membuat genting masih dapat terpasang kokoh di rangka atap, tanpa takut terlepas, asal kemiringan atap kurang dari 800. Dengan material yang semakin baik, genting ini mampu menahan panas matahari. Selain itu, jalur drainase dibuat di pinggiran genting, membuatnya bebas bocor. Harga genting Kanmuri full ­at beton ini sekitar Rp18.000/buahnya.

Lantai Dek Kayu Bergerigi

Saat membeli lantai dek kayu untuk diletakkan di selasar rumah atau di pinggiran kolam renang, daya tahan dek terhadap air dan cuaca adalah hal utama yang harus dipikirkan. Ini karena lantai ini ada di luar rumah yang selalu terterpa matahari dan terkena air. Kayu solid dari kayu besi, snokeling, dan jati adalah material yang cukup tahan terhadap cuaca. Sementara kayu engineering (kayu olahan) kebanyakan rentan cuaca dan air. Hal lain yang harus Anda perhatikan dalam memilih lantai dek kayu adalah bentuk permukaan lantainya.

Karena diletakkan di luar dan kerap terkena air, lantai bisa menjadi licin. “Lantai harus bergerigi agar tak licin saat diinjak,” ucap Roberto Hidajat, Parquet Specialist Armany Parquet. Disebut bergerigi karena jika dilihat dari samping, permukaan lantainya mirip gigi gergaji. Namun, ujungnya tak runcing sehingga masih aman diinjak. Selain anti-licin, bentuk gerigi ini berguna untuk mengalirkan air yang jatuh ke permukaan lantai. “Mirip saluran drainase air kecil,” ucap Robert. Harga material lantai dek kayu mulai dari Rp180.000 – Rp650.000. Namun, harga kayu yang sudah berkualitas umumnya berada di atas Rp420.000.

About The Author